Rabu, 12 Februari 2020

4 Ide untuk Mengembangkan Toko Kelontong


4 Ide untuk Mengembangkan Toko Kelontong

Ketika Anda memulai suatu usaha, tentu hal yang paling diimpikan adalah kesuksesan bisnis yang Anda jalani tersebut. Salah satu bisnis yang banyak diminati adalah membuka toko kelontong. Berbisnis toko kelontong memang mudah dijalankan dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun hal itu juga membuat toko kelontong kian menjamur sehingga menambah persaingan. Agar bisnis toko kelontong sukses, Anda tentu harus memikirkan ide-ide agar toko kelontong Anda tidak kalah saing dengan toko kelontong lain.

Beberapa ide berikut mungkin dapat Anda terapkan untuk toko kelontong Anda.

1. Membuat kreasi jajanan unik

Biasanya toko kelontong menjajakan aneka camilan dan makanan ringan. Namun jika Anda hanya menjualnya begitu saja, camilan dan makanan ringan tersebut tidak memiliki nilai lebih dan menjadi sama saja dengan makanan ringan yang dijual di toko lain.

Untuk membuatnya menarik, cobalah untuk berkreasi dengan membuat sebuah sajian baru dari camilan atau makanan ringan tersebut agar menjadi jajanan yang kekinian. Anda bisa melihat resep-resep jajanan kekinian di internet atau sosial media. Dengan begitu, toko kelontong Anda akan memiliki varian dagangan baru. Berkreasi dengan jajanan seperti ini juga bisa menarik minat anak-anak untuk datang ke toko Anda dan membeli jajanan yang mereka anggap unik tersebut.

2. Menata ulang tampilan toko

Coba Anda amati bagaimana tampilan dan suasana toko kelontong Anda saat ini. Apakah penerangannya cukup? Apakah plang toko dapat terlihat jelas? Apakah tampilannya menarik saat Anda lihat dari seberang jalan?

Jika jawabannya tidak, maka ada baiknya untuk menata ulang tampilan toko. Para pembeli tentu lebih memilih untuk memasuki toko kelontong yang terlihat menarik, bersih, dan nyaman. Sebab tampilan toko yang terlihat bersih membuat pembeli yakin dengan kebersihan produk-produk yang dijual di toko kelontong tersebut.

Plang toko juga harus dibuat jelas dan menarik perhatian karena itulah hal yang akan pertama kali dilihat oleh para pembeli. Jadi, jangan remehkan tampilan toko Anda, karena tampilan toko yang bersih dan menarik juga menjadi ciri toko kelontong yang dicari pembeli.

3. Menyiapkan lahan parkir

Beberapa pembeli mungkin akan pergi ke toko dengan menggunakan kendaraan seperti motor. Otomatis mereka juga akan mencari toko kelontong dengan akses parkir yang mudah.

Tidak perlu lahan parkir yang terlalu luas, karena pembeli di toko kelontong biasanya datang dan pergi silih berganti. Pastikan ada cukup ruang untuk beberapa kendaraan bermotor bisa parkir dengan aman di depan atau samping toko kelontong Anda.

4. Harga dan diskon

Poin paling penting yang menentukan tempat berbelanja adalah harga. Pembeli tentu akan mencari toko dengan harga yang paling murah. Anda bisa menyiasati hal ini dengan membedakan harga untuk barang yang dibeli eceran atau yang dibeli grosir. Berilah harga yang lebih murah untuk barang dengan jumlah lebih banyak.

Dengan cara ini, pembeli akan berpikir untuk membeli barang lebih banyak agar ia bisa mendapat harga lebih murah. Di sisi lain, Anda juga mendapat keuntungan karena bisa menjual barang lebih banyak. Anda juga bisa membuat semacam diskon langganan bagi orang-orang yang sering belanja di toko Anda. Ini akan membuat Anda memiliki konsumen yang setia.

Pada intinya, bisnis toko kelontong bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar apabila Anda mengelolanya dengan baik. Dengan selalu berinovasi dan memaksimalkan usaha Anda, bukan tidak mungkin impian memiliki toko kelontong sukses dapat tercapai.


0 komentar:

Posting Komentar